- Tim gabungan berhasil melakukan tiga sortie water bombing di Gunung Butak.
- Kendala cuaca dan angin kencang dihadapi selama operasi pemadaman.
- Strategi gabungan antara pemadaman udara dan manual dilakukan untuk efisiensi
Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak, Kabupaten Blitar. Dalam operasi yang dilakukan pada pagi hari, petugas berhasil melaksanakan teknik water bombing sebanyak tiga sortie meskipun dihadapkan dengan tantangan cuaca yang buruk dan angin kencang. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan bahwa kombinasi antara pemadaman udara dan pemadaman manual di lapangan menjadi strategi utama dalam menangani karhutla tersebut.
Operasi water bombing dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan sasaran utama pada area yang sulit dijangkau oleh personel melalui jalur darat. Dalam keterangan yang disampaikan, Wahyudi menyatakan, "Alhamdulillah, operasi water bombing hari ini berjalan lancar dengan total 10 kali pengguyuran air dari udara." Hal ini menunjukkan komitmen dan kerja keras tim dalam menghadapi bencana karhutla yang melanda daerah ini.
Pelaksanaan pemadaman dari udara diawali dengan sortie pertama yang dimulai pada pukul 07.25 WIB dan berlangsung hingga 08.02 WIB, di mana helikopter melakukan tiga kali run. Setelah penyelesaian penerbangan pertama dan pengisian bahan bakar, helikopter melanjutkan ke sortie kedua pada pukul 08.25 WIB, melakukan dua kali run untuk mengeksplorasi titik api yang masih terlihat. Sortie ketiga, yang merupakan yang terakhir, dimulai pukul 10.04 WIB hingga 11.05 WIB, di mana helikopter melakukan pengguyuran masif dengan lima kali run.
Dengan total 10 kali pengguyuran, operasi udara ini menjadi salah satu upaya terbaik untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit ditangani oleh petugas di darat. Kerja sama semua elemen dalam penanganan karhutla ini diharapkan dapat mengurangi dampak kebakaran serta melindungi lingkungan sekitar, serta masyarakat di wilayah Blitar dari potensi bahaya yang lebih besar.