- Azis Subasri beralih dari buruh pabrik ke petani sukses setelah terdampak teknologi.
- Mendapatkan lahan dari calon mertua, Azis berani menjalani profesi baru tanpa pengalaman bertani.
- Kini, Azis meraup Rp 2 juta per minggu dari hasil pertanian kemangi, menginspirasi petani muda lainnya.
Di tengah tantangan yang dihadapi oleh tenaga kerja tradisional akibat kemajuan teknologi, Azis Subasri, seorang pemuda berusia 27 tahun asal Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi, Blitar, telah berhasil mengubah nasibnya dengan terjun ke dunia pertanian. Sebelumnya, Azis bekerja sebagai buruh pengupas kelapa di sebuah pabrik, namun dengan hadirnya mesin otomatis, kebutuhan akan tenaga kerja manual berkurang drastis. Hal ini memaksanya untuk mencari alternatif sumber penghidupan demi masa depan yang lebih cerah.
Dengan luas lahan pertanian sebesar 560 meter persegi yang ditawarkan oleh calon mertuanya, Azis pun memberanikan diri untuk mencoba bertani. Meski tanpa pengalaman, dorongan dari calon mertuanya membuatnya mengambil langkah berani. Azis mengakui perasaannya yang campur aduk, antara ketidakpastian dan rasa takut akan tantangan baru. Namun, peluang untuk menghasilkan pendapatan berkelanjutan dari hasil pertanian menjadi motivasi yang tak terbantahkan.
Kini, hasil kerja kerasnya membuahkan hasil. Dengan menanam tanaman kemangi, Azis mampu meraup pendapatan mencapai Rp 2 juta hanya dalam satu minggu. Keberhasilan ini tidak hanya mengubah keadaan ekonominya, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya di Blitar untuk mempertimbangkan pertanian sebagai pilihan karier yang menjanjikan. Azis menunjukan bahwa dengan tekad dan dukungan dari keluarga, setiap individu dapat bangkit dari keterpurukan dan mengukir kisah sukses mereka sendiri di tanah kelahiran.
Cerita Azis menggambarkan perjalanan inspiratif yang patut dijadikan contoh oleh petani muda lainnya di wilayah Blitar. Melalui usaha dan komitmennya, ia menunjukkan bahwa pertanian bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan juga sebuah peluang emas untuk memicu perubahan positif dalam komunitas lokal.