- Barcelona merencanakan skenario alternatif jika negosiasi untuk Julian Alvarez gagal.
- Pendekatan pragmatis ini bertujuan untuk memperkuat beberapa lini sekaligus alih-alih satu pemain mahal.
- Mikel Oyarzabal dan Micky van de Ven menjadi dua kandidat utama dalam rencana transfer Barcelona.
Manajemen FC Barcelona, klub sepak bola yang bermarkas di Catalonia, kini tengah merancang rencana transfer yang sangat adaptif menghadapi bursa transfer musim panas ini. Langkah strategis ini dilakukan seiring dengan ketidakpastian dalam negosiasi untuk merekrut Julian Alvarez, penyerang berbakat asal Atletico Madrid. Nilai transfer Alvarez yang diperkirakan mencapai 150 juta euro menjadi sorotan, karena angka tersebut berisiko tinggi bagi stabilitas finansial klub saat ini.
Menghadapi potensi kegagalan dalam mendatangkan Alvarez, Barcelona kini beralih ke skenario alternatif yang lebih pragmatis. Alih-alih menghabiskan seluruh anggaran transfer pada satu nama, klub bersejarah ini berencana untuk memperkuat beberapa lini sekaligus. Pendekatan ini dinilai lebih menguntungkan untuk membangun skuad yang kompetitif dan seimbang di bawah bimbingan pelatih Hansi Flick, yang dikenal dengan strategi permainannya yang menekankan intensitas dan kecepatan.
Diskusi mengenai metode mana yang lebih efektif — mendatangkan satu megabintang atau membeli beberapa pemain kelas dunia — kini menjadi topik hangat di kalangan pendukung Barcelona. Dengan dana yang setara, tim Catalan berpotensi untuk mendatangkan dua hingga tiga pemain yang dapat menutupi kelemahan di lini serang dan pertahanan. Rencana cadangan ini menjadi lebih menarik dengan mencuatnya beberapa nama besar, salah satunya adalah kapten Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, yang dianggap sesuai dengan filosofi permainan Hansi Flick dan memiliki kemampuan adaptasi yang cepat.
Oyarzabal, yang memiliki klausul rilis sebesar 75 juta euro, diperkirakan dapat direkrut dengan harga sekitar 40 juta euro jika ia memilih untuk meninggalkan Real Sociedad. Keberadaannya di Barcelona diprediksi akan mempermudah integrasi dengan pemain muda lainnya, seperti Lamine Yamal dan Pedri, berkat pemahaman permainan yang sudah dibangun. Di sisi lain, sektor pertahanan juga menjadi fokus, dengan Micky van de Ven dari Tottenham Hotspur sebagai target utama, berkat atribut fisik dan kemampuannya yang ideal untuk sistem pertahanan yang dijalankan oleh Flick.