Rabu, 05 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Ritual Bedhol Pusaka Meriahkan Peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar

Ritual Bedhol Pusaka Meriahkan Peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar

Ritual Bedhol Pusaka Meriahkan Peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar
Poin Penting:
  • Rangkaian acara dimulai dengan prosesi Bedhol Pusaka di Pendapa Ronggo Hadinegoro.
  • Wakil Bupati memimpin acara yang dihadiri seluruh OPD.
  • Pisowanan Agung akan digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-702.

Peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar dibuka dengan khidmat melalui prosesi Bedhol Pusaka yang berlangsung di Pendapa Ronggo Hadinegoro pada Selasa, 4 Agustus. Acara tradisional ini menjadi simbol penting yang menandai dimulainya berbagai kegiatan budaya dan pemerintahan dalam rangka merayakan perjalanan panjang Kabupaten Blitar.

Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, memimpin langsung prosesi yang diselenggarakan sekitar pukul 15.00. Keberadaan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran dalam acara ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan meresapi nilai-nilai sejarah serta tradisi yang telah membangun karakter masyarakat Blitar. Dengan suasana yang khidmat, acara ini tidak hanya menjadi ritual sakral, tetapi juga menjadi pengingat akan sejarah dan warisan budaya Blitar.

Dalam puncak prosesi, dilakukan penyerahan benda pusaka yang terdiri dari kitab sejarah dan panji-panji lambang daerah oleh Wakil Bupati kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti. Selanjutnya, benda pusaka tersebut dikirab menuju Pendapa Sasana Abdi Praja di Kantor Bupati Blitar. Koordinator peringatan Hari Jadi, Suhendro Winarso, menjelaskan bahwa prosesi Bedhol Pusaka merupakan agenda rutin yang selalu menjadi pembuka rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Blitar.

Namun, kegiatan tidak berhenti di sini. Pada hari berikutnya, Rabu 5 Agustus, benda pusaka akan kembali dikirab menuju Pendapa Ronggo Hadinegoro sebagai bagian dari upacara Pisowanan Agung. Upacara ini dihadiri oleh seluruh lurah, kepala desa, dan perangkat desa se-Kabupaten Blitar, menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menggali dan melestarikan warisan budaya. Setelah rangkaian acara selesai, benda pusaka akan kembali disimpan di Gedong Pusaka yang terletak di kompleks Pendapa Ronggo Hadinegoro, memastikan bahwa warisan berharga ini tetap terjaga untuk generasi mendatang.