- Polres Blitar melakukan sidak untuk mencegah keracunan makanan di program Makan Bergizi Gratis.
- Sidak difokuskan pada dua SPPG di Kademangan dan Talun, dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur dan kendaraan operasional.
- Kapolres Blitar menekankan pentingnya kebersihan dan standar keamanan pangan dalam penyediaan makanan.
Dalam upaya mencegah terjadinya insiden keracunan makanan, jajaran Polres Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Kademangan dan Talun. Sidak ini merupakan respon Polres Blitar terhadap meningkatnya kewaspadaan akan potensi keracunan yang terjadi akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah lainnya. Dengan fokus pada dua lokasi di Desa Jimbe dan Desa Bendosewu, pihak kepolisian berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat melalui pengawasan ketat terhadap proses penyediaan makanan.
Sidak yang dilakukan pada Selasa, 22 September 2023, dihadiri oleh Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution beserta stafnya. Mereka mulai pemeriksaan dari kendaraan operasional yang digunakan dalam program ini, memastikan bahwa semua aspek terkait transportasi makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Selanjutnya, pemeriksaan berlanjut ke kondisi dan kelengkapan ruang dapur, di mana para petugas memproses bahan makanan.
Dalam setiap tahapan pemeriksaan, Polres Blitar memberikan arahan dan edukasi kepada petugas SPPG mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas bahan makanan. Hal ini mencakup langkah-langkah proses pengolahan makanan dan penerapan standar keamanan pangan yang ketat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap jenis makanan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya bergizi tetapi juga aman untuk dikonsumsi. Ini sangat penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapolres Ardhy.
Dengan langkah proaktif ini, Polres Blitar menunjukkan dedikasinya terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, berusaha keras untuk menjamin bahwa setiap warga yang menerima manfaat dari program ini dapat menikmatinya dengan aman. Melalui pengawasan yang ketat dan penegakan prosedur, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dapat terjaga dan keracunan makanan bisa dihindari.