Rabu, 29 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Pilih Buah Sehat untuk Jantung: Pahami Manfaat dan Pantangannya

Pilih Buah Sehat untuk Jantung: Pahami Manfaat dan Pantangannya

Pilih Buah Sehat untuk Jantung: Pahami Manfaat dan Pantangannya
Poin Penting:
  • Pemilihan buah yang tepat dapat memperkuat kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Alpukat, buah bit, dan mengkudu adalah pilihan terbaik untuk kesehatan kardiovaskular.
  • Hindari buah-buahan dengan indeks glikemik tinggi dan buah kalengan untuk mencegah risiko kesehatan.

BLITAR - Menjaga kesehatan jantung, organ vital bagi tubuh kita, tidak selalu memerlukan pengeluaran yang besar atau penggunaan obat-obatan rumit. Upaya yang efektif dalam merawat kesehatan jantung dapat diawali dari pemilihan makanan sehari-hari, khususnya buah-buahan. Seringkali, masyarakat belum menyadari bahwa konsumsi buah yang tepat dapat memberikan perlindungan signifikan bagi sistem kardiovaskular. Nutrisi alami dalam buah segar, seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, memiliki peranan krusial dalam menjaga kelancaran aliran darah dan memperkuat fungsi otot jantung secara optimal.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Evania Estela, Sp.GK, menjelaskan bahwa hampir semua jenis buah segar memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Namun, terdapat tiga jenis buah yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan kesehatan pembuluh darah, yaitu alpukat, buah bit, dan mengkudu. Mengonsumsi ketiga buah ini secara rutin dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke secara signifikan, terutama jika dipadukan dengan pola hidup sehat.

Alpukat menjadi pilihan utama karena kaya asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan kalium. Lemak baik ini berfungsi menurunkan kolesterol jahat dan mengontrol kadar gula darah, sementara kalium membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Disarankan untuk mengonsumsi setengah hingga satu buah alpukat per hari. Selain itu, buah bit juga berkhasiat tinggi berkat kandungan nitrat alaminya. Di dalam tubuh, nitrat berubah menjadi nitric oxide yang berfungsi melebarkan pembuluh darah, sehingga efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain ketiga buah unggulan ini, buah-buahan lain seperti pepaya, apel, stroberi, dan tomat juga direkomendasikan karena tinggi serat dan likopen yang mampu melawan radikal bebas. Namun, dr. Evania menjelaskan bahwa tidak semua buah aman untuk semua orang, terutama untuk mereka yang memiliki riwayat gangguan jantung. Ia mengingatkan untuk menghindari buah dengan indeks glikemik tinggi seperti semangka, mangga, dan anggur, karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Selain itu, penderita jantung sebaiknya membatasi konsumsi buah pemicu gas seperti durian dan nanas yang dapat memperburuk ketidaknyamanan pencernaan, serta menghindari buah kalengan yang umumnya mengandung pemanis buatan dan natrium tinggi.

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan untuk mengonsumsi 2 hingga 3 porsi buah setiap hari, setara dengan 200 hingga 300 gram. Variasi jenis buah dalam konsumsi harian sangat dianjurkan untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang. Cara mengonsumsi buah juga berpengaruh pada metabolisme; mengunyah buah segar secara langsung lebih baik dibandingkan mengolahnya menjadi jus, karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mencegah kegemukan, yang merupakan pemicu utama gangguan kardiovaskular.