- Konsep Total Football diusung oleh Shin Tae-yong untuk meningkatkan mobilitas dan kerja sama pemain.
- Semua pemain, kecuali penjaga gawang, diharapkan bisa berperan aktif dalam menyerang dan bertahan.
- Pelatih menekankan pentingnya intensitas latihan dan proses pemulihan bagi para pemain.
Persija Jakarta, klub sepak bola yang digawangi oleh pelatih Shin Tae-yong, kini menghadirkan konsep permainan Total Football yang menarik perhatian pecinta sepak bola di tanah air, termasuk masyarakat Blitar. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan visi untuk membangun tim yang mampu bergerak dinamis di lapangan, dengan semua pemain, terkecuali penjaga gawang, diharapkan mampu berkolaborasi dalam menyerang dan bertahan.
Pelatih asal Korea Selatan ini menekankan pentingnya mobilitas dan fleksibilitas para pemain dalam merespons kebutuhan permainan. Ia mendorong anak asuhnya untuk tidak terpaku pada satu posisi, melainkan bertindak secara kolektif dengan pergerakan yang tak terduga. Menurut Shin, melalui adaptasi dan kerja sama yang solid, Persija dapat meningkatkan daya saingnya di Liga Indonesia.
Di samping aspek taktik, Shin Tae-yong juga sangat memperhatikan aspek fisik para pemain. Ia memahami bahwa latihan dengan intensitas tinggi merupakan bagian krusial dalam persiapan agar tim dapat tampil optimal. Selain itu, proses pemulihan atau recovery juga dipandang penting agar setiap pemain dapat memberikan performa terbaik di setiap laga. Dengan pendekatan ini, harapannya Persija Jakarta dapat meraih prestasi gemilang dan memberikan kebanggaan bagi suporter, termasuk komunitas olahraga di Blitar.
Total Football bukanlah konsep yang asing, namun dengan implementasi yang tepat, Shin bertekad untuk menjadikan Persija sebagai tim yang ditakuti dan disegani di Indonesia. Apakah Macan Kemayoran akan mampu merebut kembali puncak kejayaan di liga? Waktu yang akan menjawabnya, dan tentu saja dukungan dari para penggemar akan menjadi pendorong semangat bagi tim.