- Proses validasi TPG September 2026 telah memasuki tahap verifikasi.
- Pergantian pejabat di Kementerian Keuangan memunculkan keraguan tentang pencairan tunjangan.
- Guru diminta untuk memantau Info GTK dan memperbaiki data yang tidak sesuai.
JAKARTA - Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk bulan September 2026 dan kabar positif mengenai tunjangan hari raya (THR) sebesar 100 persen kini menjadi sorotan utama bagi para pendidik di seluruh Indonesia, termasuk di Blitar. Sejumlah guru di daerah ini tengah menunggu informasi lanjutan mengenai proses validasi data, penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP), serta realisasi tambahan tunjangan yang masih menjadi tanda tanya hingga pertengahan bulan ini.
Dalam diskusi di kanal YouTube Guru Obat 21, terungkap bahwa proses validasi untuk TPG bulan September telah memasuki tahap kritis verifikasi dan validasi. Langkah ini dilakukan setelah pengambilan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada tanggal 10 September 2026. Namun, pergantian pejabat di Kementerian Keuangan menimbulkan ketidakpastian terkait kelangsungan pencairan tunjangan bulanan serta tambahan TPG yang dijanjikan.
Meski jadwal yang disampaikan dalam video tersebut merupakan perkiraan, penting bagi para guru untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah guna mendapatkan kepastian mengenai waktu pembayaran dan perkembangan kebijakan tunjangan. Informasi terkini yang disampaikan oleh Admin Info GTK Pusat menunjukkan bahwa verifikasi dan validasi dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 hingga 17 September. Penerbitan SKTP diharapkan dapat dilakukan sekitar 18 hingga 19 September, disusul rekomendasi pencairan tunjangan pada setiap tanggal 20.
Setelah proses tersebut, penyaluran dana diprediksi akan mulai berlangsung antara tanggal 21 hingga 30 September 2026. Penting untuk dicatat bahwa perkiraan ini tidak menjamin bahwa seluruh guru akan menerima pencairan pada waktu yang sama. Oleh karena itu, guru di Blitar disarankan untuk secara rutin memeriksa Info GTK dan, apabila menemukan ketidaksesuaian data, berkoordinasi dengan operator sekolah agar perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai prosedur.