Jumat, 03 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Susulan: Bantuan Tunai sampai Rp1,35 Juta Hadir di Blitar

Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Susulan: Bantuan Tunai sampai Rp1,35 Juta Hadir di Blitar

Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Susulan: Bantuan Tunai sampai Rp1,35 Juta Hadir di Blitar
Poin Penting:
  • Pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT Tahap 2 Susulan dimulai awal Juli 2026.
  • Bantuan tunai bervariasi dari Rp600 ribu hingga Rp1,35 juta tergantung komponen yang dimiliki.
  • Proses distribusi dilakukan secara bertahap, masyarakat diminta untuk tetap tenang menunggu pencairan.

BLITAR – Kabar baik kembali datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di Blitar, seiring dengan pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 Susulan. Pencairan yang dimulai sejak awal Juli 2026 ini memberikan harapan baru bagi masyarakat yang sebelumnya menunggu dengan penuh harap. Tercatat, bantuan ini terdistribusi melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), khususnya KKS yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, dengan nominal bantuan bervariasi antara Rp600 ribu hingga Rp1,35 juta per KPM, tergantung dari komponen bantuan yang dimiliki oleh masing-masing keluarga.

Informasi mengenai pencairan ini kian beredar luas, mengungkapkan bahwa sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Blitar, mulai melakukan penyaluran bantuan tersebut. Proses distribusi ini dilakukan secara bertahap, sehingga bagi masyarakat yang belum menerima bantuan diharap untuk tetap tenang dan menanti jadwal pencairan yang akan dilakukan di wilayah masing-masing. Hal ini disampaikan oleh pihak pemerintah untuk menjamin kelancaran proses distribusi bantuan yang diharapkan dapat menjangkau seluruh KPM secara merata.

Dalam pencairan yang pertama kali dilaporkan, keluarga penerima dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan telah menerima saldo bantuan sebesar Rp1.350.000. Jumlah tersebut mencakup akumulasi dari PKH dan BPNT yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, laporan serupa juga mencuat ketika penerima BPNT melaporkan menerima saldo bantuan sebesar Rp600 ribu, yang juga sudah tersedia di rekening KKS untuk dicairkan sesuai prosedur yang ada.

Bukan hanya pemilik KKS baru, penerima dengan KKS lama dari Bank Mandiri pun tidak ketinggalan untuk mendapatkan pencairan, menunjukkan bahwa program ini memberikan perhatian luas kepada seluruh kalangan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemerintah juga tetap melanjutkan program bantuan pangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.