- BEN Carnival 2026 akan diadakan malam hari dengan format baru yang menarik.
- Atraksi utama peserta dipusatkan di titik awal dan akhir, bukan di sepanjang rute.
- Peserta akan menunjukkan koreografi sebagai daya tarik sepanjang perjalanan.
Kota Blitar bersiap menyelenggarakan acara tahunan yang dinantikan, Blitar Etnic National (BEN) Carnival 2026, dengan format yang telah diperbaharui. Tahun ini, acara ini akan digelar untuk pertama kalinya di malam hari, memberikan nuansa baru yang lebih magis bagi para pengunjung. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan upaya untuk menyempurnakan penyelenggaraan BEN Carnival dan memberikan pengalaman yang lebih berkesan kepada masyarakat dan wisatawan.
Format baru ini tidak hanya sebatas waktu penyelenggaraan, tetapi juga mencakup pola penampilan peserta. Sesuai dengan skenario yang telah disusun, atraksi peserta tidak akan dilakukan di sepanjang rute seperti pada acara sebelumnya. Sebagai gantinya, penampilan utama akan difokuskan di titik awal dan titik akhir dari rute yang telah ditetapkan. Ini diharapkan dapat menambah keindahan acara dan memudahkan penonton untuk menikmati setiap penampilan dengan lebih baik.
Sementara peserta tetap diwajibkan menunjukkan koreografi atau tarian saat bergerak di sepanjang rute, atraksi utama hanya akan diperagakan di titik start yang berada di depan Kantor Wali Kota Blitar dan titik finish di depan Gedung DPRD Kota Blitar. Dengan demikian, pemisahan titik penampilan utama ini diharapkan dapat memfasilitasi pengalaman menonton yang lebih terfokus, sekaligus meningkatkan daya tarik bagi masyarakat yang menyaksikan acara ini secara langsung.
BEN Carnival 2026 direncanakan berlangsung pada bulan Agustus, melibatkan sekitar 40 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pendidikan, hingga perguruan tinggi, yang telah menjalani proses pengundian nomor urut sebagai langkah awal dalam persiapan mereka. Meski penampilan peserta mengalami perubahan, rute yang telah ditetapkan tetap mempertahankan tradisi dan kenangan dari acara tahun-tahun sebelumnya.