- Pemkab Blitar telah menyiapkan lahan 6,5 hektare di Desa Kendalrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
- Survei dari Kementerian Pekerjaan Umum masih ditunggu untuk memastikan kesiapan lahan.
- Aksesibilitas lokasi menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan area pembangunan sekolah.
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Blitar terus berkembang seiring dengan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Blitar masih menunggu pelaksanaan survei dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang akan memastikan kesiapan lahan yang telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, menyatakan bahwa meskipun survei dari pemerintah pusat belum dilakukan, persiapan yang matang tetap dilakukan oleh Pemkab Blitar.
Lahan yang telah disiapkan terletak di kawasan pacuan kuda di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, dengan total luas sekitar 6,5 hektare. Pemilihan lokasi ini berdasarkan pada pertimbangan beberapa aspek, di antaranya adalah luas lahan yang sesuai dengan kebutuhan serta aksesibilitas yang memadai. Lokasi ini dinilai strategis untuk mendukung pembangunan sekolah yang diharapkan dapat memenuhi standar pendidikan bagi warga Blitar.
Mikhael menjelaskan, aksesibilitas menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan lokasi, karena fasilitas pendidikan seperti Sekolah Rakyat memerlukan kemudahan transportasi bagi siswa dan orang tua. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, diharapkan akan mendukung keberlangsungan operasional sekolah nantinya.
Dengan upaya untuk menyiapkan berbagai kelengkapan dokumen administrasi, Pemkab Blitar menunjukkan komitmennya untuk merealisasikan proyek ini. Masyarakat Blitar pun diharapkan dapat menantikan perkembangan selanjutnya, termasuk hasil survei dari Kementerian PU yang akan menentukan langkah selanjutnya dalam pembangunan Sekolah Rakyat ini.