Selasa, 21 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Wisata & Kuliner Menyelami Sejarah di Istana Gebang Blitar, Kediaman Masa Kecil Bung Karno

Menyelami Sejarah di Istana Gebang Blitar, Kediaman Masa Kecil Bung Karno

Menyelami Sejarah di Istana Gebang Blitar, Kediaman Masa Kecil Bung Karno
Poin Penting:
  • Istana Gebang adalah museum yang menyimpan sejarah masa kecil Bung Karno.
  • Dibangun pada tahun 1884, bangunan ini berusia lebih dari 100 tahun dan masih dalam kondisi baik.
  • Pengunjung dapat melihat dan merasakan suasana kehidupan Bung Karno dan keluarganya.

BLITAR - Istana Gebang, yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, adalah destinasi wisata yang kaya akan sejarah, terutama sebagai lokasi masa kecil Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Kini difungsikan sebagai museum, Istana Gebang tidak hanya mempertahankan struktur bangunan aslinya, tetapi juga menyimpan berbagai koleksi berharga yang berasal dari keluarga Sang Proklamator. Melalui tempat ini, pengunjung bisa merasakan atmosfer kehidupan Bung Karno serta mengenal lebih dalam tentang sejarah perjuangan bangsa.

Kompleks Istana Gebang mencakup lahan seluas 1,7 hektare, dan berlokasi strategis tidak jauh dari Stasiun Blitar, sehingga mudah diakses oleh wisatawan. Dalam kunjungan, pengunjung akan diajak berkeliling setiap sudut rumah dengan didampingi pemandu yang akan memberikan informasi mendalam mengenai sejarah bangunan, latar belakang keluarga Bung Karno, serta berbagai artefak bersejarah yang tersimpan. Ijinkan pengunjung untuk tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan bagaimana kehidupan sehari-hari di rumah tersebut pada masa saat Bung Karno remaja.

Didirikan pada tahun 1884, bangunan Istana Gebang telah berusia lebih dari satu abad. Meskipun telah melalui perjalanan panjang, banyak bagian dari konstruksi dan tata ruangnya masih dipertahankan dengan baik. Setiap ruangan dirancang untuk memberikan pengalaman otentik kepada pengunjung, sehingga mereka dapat lebih memahami keseharian keluarga Soekarno. Di ruang depan, pengunjung diperkenalkan dengan sosok ayah Bung Karno, Raden Soekemi Sosrodihardjo, yang merupakan seorang penilik sekolah dari Tulungagung. Sementara itu, ibunda Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai, berasal dari Bali.

Saat memasuki ruang tamu, pengunjung disambut oleh suasana hangat yang dipenuhi kursi-kursi kayu berusia puluhan tahun, menggambarkan keleluasaan dan keharmonisan yang ada dalam keluarga tersebut. Selain itu, pemandu juga menjelaskan bahwa Bung Karno memiliki seorang kakak perempuan bernama Sukarmini, yang lebih dikenal oleh masyarakat Blitar sebagai Bu Wardoyo. Berkunjung ke Istana Gebang bukan hanya sekadar wisata sejarah, tetapi juga perjalanan emosional mengenang perjalanan hidup pemimpin besar bangsa ini.