Rabu, 22 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Meningkatnya Tren Maksimalisme: Apakah Quiet Luxury Akan Ditinggalkan Oleh Masyarakat Blitar?

Meningkatnya Tren Maksimalisme: Apakah Quiet Luxury Akan Ditinggalkan Oleh Masyarakat Blitar?

Meningkatnya Tren Maksimalisme: Apakah Quiet Luxury Akan Ditinggalkan Oleh Masyarakat Blitar?
Poin Penting:
  • Tren quiet luxury mulai kehilangan popularitasnya dan bergeser ke arah gaya maksimalis.
  • Masyarakat kini lebih memilih ekspresi warna dan motif yang lebih berani dalam berbusana.
  • Pergeseran ini mencakup tidak hanya fashion, tetapi juga desain interior yang lebih variatif.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren quiet luxury telah menjadi sorotan utama di dunia fashion, dengan ciri khas warna netral dan desain minimalis yang mengutamakan kemewahan tanpa logo yang mencolok. Namun, dalam sebuah video terbaru, kreator konten fashion Cass menyampaikan bahwa tren ini kini mulai kehilangan daya tariknya. Persepsi masyarakat yang cenderung lebih memilih pakaian dengan nuansa yang lebih berani menandakan kebangkitan gaya maksimalis atau maximalism. Gaya ini menawarkan kebebasan lebih dalam berekspresi dengan kombinasi warna, motif, tekstur, dan aksesori yang beragam.

Tren quiet luxury yang sempat mendominasi tidak hanya dalam fashion, tetapi juga gaya hidup, perlahan-lahan dirasa mengalami kejenuhan. Masyarakat mulai beralih kembali kepada unsur-unsur yang lebih penuh warna dan eksentrik dalam penampilan mereka. Menurut Cass, fenomena ini tidak hanya berdampak pada pemilihan busana, tetapi juga mencakup desain interior yang kini lebih meriah dan variatif.

Dengan adanya pergeseran preferensi ini, para desainer dan merek fashion mulai merespons dengan menciptakan koleksi yang lebih mencolok. Di sinilah peran penting bagi masyarakat Blitar untuk tetap mengikuti perkembangan tren ini, agar dapat mengekspresikan diri mereka dengan cara yang lebih personal dan menikmati kekayaan visual dari gaya maksimalis yang muncul. Sebuah era baru dalam berbusana nampaknya sudah di depan mata, seiring dengan makin banyaknya individu yang ingin menonjolkan keunikan diri mereka daripada hanya mengikuti norma fashion yang ada.

Cass juga mengungkapkan bahwa tiga peristiwa budaya populer di tahun 2023 telah mempercepat popularitas quiet luxury, menunjukkan betapa dinamisnya dunia fashion yang selalu berpindah dan berevolusi, dan bagaimana masyarakat harus terus beradaptasi dan terbuka terhadap tren yang ada.