- Memet Brewok menegaskan dirinya bukan penemu sound horek.
- Viralitas merupakan dampak dari perkembangan teknologi informasi dan kreativitas media sosial.
- Budaya sound horek telah dikenal jauh sebelum kehadirannya di dunia audio.
MALANG - Ahmad Abdul Aziz, yang lebih dikenal dengan sapaan Memet Brewok, menjadi sorotan publik akibat aksi kreatifnya dalam mengoperasikan sound system pada serangkaian karnaval. Viralitas yang muncul di media sosial ini mengundang berbagai spekulasi, termasuk klaim bahwa ia adalah penemu sound horek. Dalam situasi ini, Memet dengan tegas menyatakan bahwa predikat tersebut tidaklah benar dan menyebut bahwa budaya sound horek telah ada jauh sebelum kehadirannya dalam dunia audio.
Dalam wawancara yang diadakan di Turen, Kabupaten Malang, pada Senin, 28 Juli 2025, Memet menjelaskan bahwa ia merasa terkejut dengan ketenaran mendadak yang diterimanya, tetapi ia juga mengakui bahwa hal itu adalah bagian dari perkembangan teknologi informasi saat ini, yang memungkinkan penyebaran konten dengan cepat. โAwalnya kaget karena viralnya mendadak. Tapi ya bagus juga jika bisa dijadikan hiburan,โ ungkapnya.
Lebih lanjut, di tengah berbagai tudingan yang beredar, termasuk yang merugikan citranya, Memet menegaskan keyakinannya bahwa sound horek telah dikenal oleh masyarakat, termasuk dirinya, sejak masa kecilnya. Oleh karena itu, klaim bahwa ia sebagai penemu sound horek dirasakannya tidak berdasar. Memet berpendapat bahwa sound system besar ini adalah bagian dari tradisi yang harus dihargai dan bukan hanya sekadar karya individu.
Pemilik Brewok Audio, yang merupakan partner kerjanya, juga selalu menekankan pentingnya mental yang kuat untuk menghadapi sorotan publik. Ia menginginkan semua kru tidak terpengaruh oleh ledekan atau parodi yang muncul di media sosial, dan lebih fokus pada pekerjaan mereka. Ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan tim dalam menghadapi dunia yang selalu menghadirkan kritik dan apresiasi di lapangan media sosial.