- Lapas Kelas IIB Blitar mengintensifkan tes urine untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
- Sukses menggagalkan penyelundupan 920 butir pil koplo yang dilempar dari luar.
- Dua pelaku penyelundupan masih buron setelah dikejar oleh warga sekitar.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar mengambil langkah tegas untuk memperketat pengawasan dan pelaksanaan tes urine bagi narapidana (napi) setelah berhasil menggagalkan aksi penyelundupan mengkhawatirkan. Pada Jumat, 24 Juli 2023, petugas lapas menemukan bungkusan mencurigakan yang berisi ratusan pil dobel L, atau yang lebih umum dikenal sebagai pil koplo, yang sengaja dilempar dari luar tembok lapas.
Pengawasan yang lebih ketat ini bertujuan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan lapas. Dalam insiden tersebut, sekira pukul 10.15 WIB, petugas yang sedang melakukan patroli rutin di dekat Blok C1 mendapati paket yang mencurigakan. Setelah pemeriksaan, ditemukan 920 butir pil koplo yang telah siap untuk diedarkan di dalam lapas.
Kalapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, menjelaskan bahwa petugas berhasil mengamankan barang bukti sebelum sempat jatuh ke tangan narapidana. Tim patroli berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menelusuri asal usul penyelundupan tersebut. Dari informasi awal yang diperoleh, diketahui bahwa dua pelaku aksi penyelundupan tersebut menggunakan sepeda motor, di mana satu pelaku bertugas melempar paket ke dalam area lapas sementara yang lainnya mengawasi dari luar.
Meskipun warga sekitar sempat mencurigai dan melakukan pengejaran kepada kedua pelaku, mereka berhasil melarikan diri dan hingga kini belum tertangkap. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih intensif di lingkungan lapas guna menjaga keamanan dan kesejahteraan semua penghuni. Lapas Blitar berkomitmen untuk terus mengambil langkah proaktif dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan memastikan lingkungan yang aman bagi semua narapidana.