- Ki Demang Community mendesak pembangunan SMA Negeri di Kanigoro untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lokal.
- Henri Sulvianto, Direktur Ki Demang Community, menyoroti kurangnya fasilitas pendidikan menengah atas di wilayah tersebut.
- Usulan solusi mencakup pemanfaatan aset daerah dan penggabungan SD untuk mendukung pembangunan SMA.
Dalam sebuah inisiatif yang signifikan, Ki Demang Community mengeluarkan desakan untuk segera mendirikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kecamatan Kanigoro, Ibu Kota Kabupaten Blitar. Langkah ini diambil mengingat hingga saat ini, wilayah Kanigoro belum memiliki fasilitas pendidikan menengah atas, yang dapat diakses oleh para lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sana. Keberadaan SMA di Kanigoro dianggap sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lokal, agar para pelajar tidak perlu menempuh jarak jauh untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Henri Sulvianto, Direktur Ki Demang Community, menegaskan bahwa setelah pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Blitar ke Kanigoro, sejumlah fasilitas pemerintahan baru telah dibangun. Namun, hal ini kontras dengan minimnya fasilitas pendidikan, terutama tidak adanya SMA atau SMK Negeri yang tersedia di daerah tersebut, yang merupakan perbedaan mencolok dibandingkan dengan ibu kota kabupaten lain di Jawa Timur. Henri menambahkan bahwa pendidikan yang berkualitas harus menjadi prioritas bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan akses bagi generasi muda.
Henri mengusulkan beberapa solusi, termasuk memanfaatkan aset daerah yang belum optimal dan menggabungkan beberapa Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah siswa yang sedikit. Dengan proposal ini, diharapkan pembangunan SMA Negeri di Kanigoro dapat direalisasikan dengan lebih efektif dan efisien. Sementara itu, Ki Demang Community telah mengajukan permohonan untuk berdiskusi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan. Sebagai langkah lanjut, mereka memutuskan untuk menyampaikan aspirasi melalui surat terbuka kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Blitar, dengan harapan pembangunan SMA dapat direalisasikan setidaknya pada tahun ajaran 2027.