- Pembangunan tol Tulungagung-Blitar-Kepanjen sepanjang 105 km untuk meningkatkan aksesibilitas.
- Rute ini melintasi Tulungagung, Blitar, dan Kabupaten Malang sebelum mencapai Kota Malang.
- Diharapkan jalur tol akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar daerah di Jawa Timur.
TULUNGAGUNG - Pembangunan jalur tol yang akan menghubungkan Tulungagung, Blitar, dan Kepanjen menuju Kota Malang kini telah memasuki tahap perencanaan yang lebih matang. Dengan total panjang sekitar 105 kilometer, trase tol ini dirancang untuk memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur, khususnya di Blitar. Rencana ini telah dipetakan secara visual melalui video di kanal YouTube Alim Traveling dengan menggunakan aplikasi Google Earth, berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Rute tol ini dimulai dari Kecamatan Campurdarat di Tulungagung dan diarahkan menuju timur, melintasi Kecamatan Ngunut dengan rencana akses ke Jalan Kalidawir-Panjerejo. Setelah itu, jalur tol akan memasuki wilayah Blitar dan memperhatikan akses di bagian selatan Kota Blitar, khususnya melalui Kecamatan Sanankulon sebelum berlanjut menuju Kademangan.
Selanjutnya, dari Kademangan, trase tol bergerak ke arah timur dan sedikit berbelok ke tenggara, mencapai Kecamatan Binangun. Di kompleks ini, direncanakan akan ada exit tol sekitar Jalan Raya Ngembul, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar daerah. Jalur ini diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga mendukung mobilitas ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan potensi daerah.
Dengan adanya pembangunan tol ini, masyarakat Blitar dan sekitarnya dapat menantikan kemudahan akses ke berbagai destinasi, baik untuk keperluan sehari-hari maupun pariwisata. Hal ini menjadi langkah maju dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur di Jawa Timur dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui proyek ini, diharapkan konektivitas antar kota di Jawa Timur dapat terwujud dengan lebih baik, yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi semua pihak.