Sabtu, 11 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Jaecoo J5 EV: Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh yang Ungguli BYD Atto 3

Jaecoo J5 EV: Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh yang Ungguli BYD Atto 3

Jaecoo J5 EV: Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh yang Ungguli BYD Atto 3
Poin Penting:
  • Jaecoo J5 EV unggul dalam efisiensi energi dan jarak tempuh dibandingkan BYD Atto 3.
  • Bobot kendaraan serta manajemen energi kinetik menjadi faktor kunci dalam performa kedua mobil listrik.
  • Kenyamanan berkendara dan desain interior juga berkontribusi pada pengalaman berkendara yang berbeda.

Dalam pengujian jalan raya yang melibatkan dua SUV listrik terkemuka, Jaecoo J5 EV berhasil meraih rekor jarak tempuh terjauh, mengungguli BYD Atto 3 Superior. Kedua kendaraan ini memiliki kapasitas baterai serupa sekitar 60 kWh, namun hasil pengujian yang dilakukan di jalur Jakarta-Semarang menunjukkan efisiensi yang sangat kontras. Jaecoo J5 EV mencatatkan konsumsi energi yang lebih hemat, yakni 7,7 km/kWh dengan jarak maksimum 470,3 km, sedangkan BYD Atto 3 hanya mencapai 7,1 km/kWh dan maksimum 433 km.

Faktor penentu keberhasilan ini terletak pada dua aspek penting: bobot kendaraan dan manajemen energi kinetik. Jaecoo J5 EV dibangun dengan bobot total 1.565 kilogram, jauh lebih ringan dibandingkan dengan BYD Atto 3 yang memiliki berat mencapai 1.750 kilogram. Perbedaan bobot 200 kilogram tersebut berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi selama perjalanan, terutama dalam kondisi jalan yang sulit.

Selain itu, Jaecoo J5 EV dilengkapi dengan sistem regenerative braking yang sangat efisien. Sistem ini memaksimalkan pemulihan energi ketika pengemudi melakukan deselerasi, memungkinkan energi kinetik yang terbuang dapat disimpan kembali menjadi listrik. Sementara itu, sistem pada BYD Atto 3 lebih fokus pada kenyamanan berkendara yang halus, namun kurang optimal dalam situasi rute luar kota yang memerlukan respons energi instan.

Kenyamanan interior kedua mobil ini juga menjadi sorotan. Meskipun BYD Atto 3 memiliki suspensi yang empuk, akselerasi di jalan tol dapat menyebabkan gejala limbung. Di sisi lain, Jaecoo J5 EV menawarkan pengalaman berkendara yang lebih stabil dengan bobot yang lebih ringan, meskipun detail spesifik mengenai interior mereka pun patut diperhatikan bagi konsumen.

Dengan penemuan ini, bagi masyarakat Blitar yang mempertimbangkan hadirnya mobil listrik sebagai pilihan mobilitas, penting untuk mempertimbangkan efisiensi dan performa yang ditawarkan oleh masing-masing model, terutama dalam konteks jalan yang sering terpapar hujan lebat dan kondisi berkendara yang beragam.