- Kamera Vivo X300 Pro menawarkan performa baik, tetapi ada kekurangan dalam pemrosesan gambar.
- Fitur raw lighting dapat meningkatkan kualitas foto tetapi mengurangi ketajaman pada pembesaran tinggi.
- Perekaman video juga menunjukkan ketidakkonsistenan dalam warna dan kontras.
Blitar - Pasar ponsel pintar khususnya di segmen flagship kembali menarik perhatian pelanggan setelah munculnya ulasan jangka panjang mengenai Vivo X300 Pro. Setelah tujuh bulan digunakan sebagai perangkat sehari-hari, gawai ini menunjukkan performa kamera yang mengesankan namun juga menyimpan beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh calon pembeli.
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama Vivo X300 Pro. Dikenal dengan kemampuan menghasilkan foto yang konsisten dalam berbagai situasi, kamera ini memang menawarkan fleksibilitas. Namun, pengujian yang dilakukan selama lebih dari lima bulan ini menunjukkan beberapa ketidakstabilan pada sistem pemrosesan gambar serta fitur videografi, terutama dalam kondisi tertentu yang kurang ideal.
Dalam ulasan ini, kami mengurai beragam aspek, mulai dari keunggulan hingga kekurangan serta fitur tersembunyi yang ditawarkan oleh smartphone yang dibanderol antara Rp 16 juta hingga Rp 20 juta. Pengalaman dari empat bulan awal penggunaan menunjukkan bahwa jepretan kamera telefoto terkadang memiliki efek terlalu halus, terutama saat melakukan pembesaran atau ketika digunakan di ruangan dengan pencahayaan minim. Hal ini disebabkan oleh pemrosesan noise reduction yang terlalu agresif, sehingga detail alami pada objek bisa berkurang.
Meskipun demikian, pengguna dapat mengaktifkan fitur raw lighting yang memungkinkan hasil jepretan kembali memiliki tekstur yang alami. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan fitur ini dapat mengurangi ketajaman gambar pada pengambilan dengan pembesaran tinggi dan menurunkan rentang dinamis HDR. Selain itu, sektor perekaman video di Vivo X300 Pro juga tidak luput dari catatan; beberapa hasil rekaman menyajikan warna yang terlalu kontras atau saturasi beralih antara satu pengambilan gambar dengan yang lain.