Kamis, 02 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Dispussip Blitar Optimalkan Program Literasi Menyusul Hasil Skor TKM

Dispussip Blitar Optimalkan Program Literasi Menyusul Hasil Skor TKM

Dispussip Blitar Optimalkan Program Literasi Menyusul Hasil Skor TKM
Poin Penting:
  • Dispussip Blitar menunggu dokumen resmi hasil TKM dari Perpusnas untuk evaluasi program literasi.
  • Program layanan perpustakaan keliling Mojali berfokus pada penyediaan akses buku di daerah terpencil.
  • Kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat budaya literasi di Kabupaten Blitar.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Blitar terus berkomitmen untuk meningkatkan budaya baca masyarakat, meskipun hingga kini pihaknya masih menantikan dokumen resmi hasil kajian Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia. Sementara itu, Dispussip telah menerima surat yang memuat skor capaian TKM yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam evaluasi program literasi di daerah ini.

Kepala Bidang Perpustakaan Dispussip, Wahyuni Dianasari, menjelaskan bahwa meskipun dokumen kajian secara lengkap masih dalam proses penyusunan di tingkat pusat, informasi mengenai angka dan capaian skor telah diperoleh melalui surat resmi yang diterbitkan oleh Perpusnas. Dengan demikian, pihaknya dapat menggunakan hasil tersebut untuk menilai efektivitas berbagai program peningkatan minat baca yang telah dilaksanakan selama ini.

Dalam upaya meningkatkan akses masyarakat kepada bahan bacaan, Dispussip Kabupaten Blitar tetap melanjutkan berbagai program literasi, termasuk layanan perpustakaan keliling melalui Mojali (Mobil Jelajah Literasi). Program ini dirancang untuk menjangkau daerah terpencil, sehingga diharapkan masyarakat di pelosok desa dapat menikmati kemudahan dalam mengakses buku dan bahan bacaan lainnya.

Dispussip juga mengambil langkah strategis untuk memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan budaya literasi di Kabupaten Blitar. Wahyuni menambahkan, “Kami berupaya mengoptimalkan program-program literasi yang ada sambil menunggu dokumen kajian resmi. Harapannya, segala usaha yang dilakukan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan budaya membaca di kalangan masyarakat.”