Selasa, 04 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Dinkes Kabupaten Blitar Siapkan Protokol Penanganan KIPI untuk Keamanan Imunisasi Anak Sekolah 2026

Dinkes Kabupaten Blitar Siapkan Protokol Penanganan KIPI untuk Keamanan Imunisasi Anak Sekolah 2026

Dinkes Kabupaten Blitar Siapkan Protokol Penanganan KIPI untuk Keamanan Imunisasi Anak Sekolah 2026
Poin Penting:
  • Dinkes Kabupaten Blitar siapkan sistem penanganan berjenjang untuk KIPI pada BIAS 2026.
  • Pengawasan kualitas vaksin melalui sistem rantai dingin menjadi prioritas utama.
  • Tim medis di lapangan dilatih untuk menjalankan SOP penanganan KIPI.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan program imunisasi ini, Dinkes menyiapkan sistem penanganan berjenjang untuk mengantisipasi potensi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin terjadi. Persiapan ini menjadi prioritas utama guna melindungi anak-anak, sebagai kelompok sasaran program, dari risiko yang mungkin ditimbulkan setelah pemberian vaksin.

Selain menyiapkan tenaga kesehatan yang terlatih, Dinkes Kabupaten Blitar juga memastikan tersedianya prosedur penanganan yang komprehensif jika terjadi reaksi setelah vaksinasi. Salah satu langkah penting yang diambil adalah pengawasan ketat terhadap kualitas vaksin melalui sistem rantai dingin (cold chain), yang bertujuan untuk menjaga agar vaksin tetap berada dalam kondisi yang sesuai standar hingga saat disuntikkan kepada anak-anak.

Dinkes juga menginstruksikan seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan agar mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menangani KIPI. Penanganan dilakukan secara berjenjang; jika terjadi gejala setelah imunisasi, penanganan awal akan dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Apabila kondisi anak memerlukan perhatian lebih lanjut, mereka akan dirujuk ke rumah sakit yang telah disiapkan untuk penanganan lanjut.

Menurut drg. Anggit Ditya Putranto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, setiap tahapan imunisasi disertai langkah mitigasi untuk menangkal potensi risiko. Tim medis di lapangan telah diminta untuk selalu bersiaga dan menerapkan SOP penanganan KIPI dengan cepat dan terstruktur, sehingga setiap anak yang mengalami reaksi setelah penyuntikan dapat langsung mendapatkan penanganan yang dibutuhkan. Persiapan ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat Blitar dalam mengikuti program imunisasi ini.