- Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menargetkan 48.065 siswa untuk program imunisasi BIAS 2026.
- Imunisasi akan dilakukan serentak di sekolah dasar untuk mencegah penyakit menular.
- Program ini bertujuan untuk membangun kekebalan kelompok di lingkungan pendidikan.
Dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak di Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menempatkan target ambisius untuk Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026, yaitu 48.065 siswa. Program yang menyasar pelajar di tingkat sekolah dasar serta sederajat ini berfokus pada pemberian empat jenis vaksin yang dirancang untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
Pelaksanaan BIAS merupakan bagian dari agenda gubernur untuk memperluas cakupan imunisasi, dipandang sebagai langkah penting untuk melindungi generasi penerus dari berbagai penyakit menular. Dengan melaksanakan program imunisasi secara serentak di sekolah-sekolah, Dinkes berharap terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity di lingkungan pendidikan, sehingga anak-anak bisa bersekolah dengan aman dan sehat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, menjelaskan bahwa penetapan target sasaran tahun ini berdasarkan data yang akurat dari seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Blitar. "Kami menargetkan sebanyak 48.065 anak dengan pembagian terdiri dari siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5," ujarnya. Pembagian tersebut sesuai dengan instruksi dari Kementerian Kesehatan demi menyelaraskan jadwal imunisasi yang telah ditentukan.
Program BIAS tidak hanya sekedar menjamin kesehatan anak, tetapi juga menciptakan kesadaran di kalangan orang tua dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi, menjadikannya bagian integral dari upaya bersama untuk membangun generasi yang lebih sehat dan berdaya saing di masa mendatang.