Sabtu, 12 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Antrean Panjang Warga Blitar untuk Bantuan Air Bersih di Tengah Kekeringan

Antrean Panjang Warga Blitar untuk Bantuan Air Bersih di Tengah Kekeringan

Antrean Panjang Warga Blitar untuk Bantuan Air Bersih di Tengah Kekeringan
Poin Penting:
  • Kekeringan berkepanjangan di Blitar menyebabkan ratusan warga antre untuk mendapatkan air bersih.
  • Bantuan air bersih dari pemerintah provinsi sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
  • Gubernur Jatim memastikan adanya distribusi air bersih yang berkelanjutan bagi daerah yang terdampak kekeringan.

Di Dusun Tumpaksuruh, Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, ratusan warga rela antre untuk mendapatkan bantuan air bersih akibat kekeringan yang telah melanda mereka selama tiga bulan terakhir. Salah satu warga, Tri Nanik, mengungkapkan bahwa setiap kali ada pengiriman air bersih, mereka harus bersiap mengantre dengan sabar. Dalam dua minggu terakhir, dropping air bersih dilaksanakan setiap dua hari sekali, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga. Meskipun bantuan ini sangat berarti, mereka masih harus membeli air galon untuk kebutuhan air minum.

Tri menjelaskan bahwa kondisi kekeringan di kawasan ini bersifat rutin dan semakin parah pada musim kemarau. Ketika sumur-sumur mulai mengering, warga biasanya mengajukan permohonan bantuan kepada pihak pemerintah desa. Ia berharap agar bantuan ini dapat berlanjut selama mereka masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan air bersih, terutama saat masa kemarau yang berkepanjangan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga mengonfirmasi bahwa pada tanggal 5 September 2026, pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa tiga tangki air bersih dengan total 17 ribu liter, bersama dengan tiga tandon berkapasitas 1.200 liter dan 40 jerigen air 20 liter. Bantuan ini dirasakan sangat penting bagi 40 Kartu Keluarga (KK) yang terdiri dari sekitar 162 jiwa di Dusun Tumpaksuruh, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi dalam menangani masalah kekeringan yang berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa setiap warga mendapatkan akses terhadap air bersih selama masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak kekeringan, sehingga diharapkan kebutuhan air bersih bagi warga dapat tercukupi dengan baik.