Kapolres Blitar Kota: Penyerangan Fasilitas Pemerintah Adalah Tindakan Anarkis
Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, menegaskan bahwa penyerangan terhadap fasilitas pemerintahan dan kepolisian di Bumi Bung Karno pada Sabtu malam, 30 Agustus, merupakan tindakan anarkis. Titus menyebutkan aksi tersebut bukanlah demonstrasi yang menyuarakan aspirasi, melainkan tindakan massa yang tidak terkendali. “Kejadian ini sangat anarkis dan tidak bisa kita toleransi. Saya imbau masyarakat Blitar agar tidak terprovokasi,” ujarnya, Minggu (31/8).
Kepolisian berhasil mengendalikan situasi, dengan mengamankan 143 orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, ada beberapa orang di bawah umur, namun mayoritas merupakan dewasa. Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa banyak pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras dan narkoba, bahkan sebagian masih dalam keadaan tidak sadar.
AKBP Titus menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. Pihak kepolisian akan terus memantau situasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa.