Berita

Petugas Damkar Surabaya Padamkan Tiga Titik Api di Jalan Basuki Rahmat

Avatar photo
3
×

Petugas Damkar Surabaya Padamkan Tiga Titik Api di Jalan Basuki Rahmat

Sebarkan artikel ini

Petugas Pemadam Kebakaran Surabaya Padamkan Api Akibat Aksi Massa di Jalan Basuki Rahmat

Surabaya – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya berupaya memadamkan api yang berkobar di kawasan Jalan Basuki Rahmat, yang diduga merupakan akibat dari aksi massa yang berlangsung hingga malam hari. Situasi tersebut menimbulkan keramaian dan sedikit kekacauan di pusat kota, memicu kepedihan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Menurut pantauan detikJatim, petugas kebakaran mengerahkan satu mobil damkar ke lokasi di bawah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Jalan Basuki Rahmat. Salah satu petugas menyebutkan bahwa terdapat tiga titik api yang berhasil dipadamkan pada malam ini. “Sampai saat ini sudah ada tiga titik yang dipadamkan,” jelasnya. Ketiga titik api tersebut seluruhnya terletak di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

Petugas juga menyampaikan bahwa mereka masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait potensi titik-titik api lain. “Semua titik api ini sementara waktu teridentifikasi berada di Jalan Basuki Rahmat. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai titik api lainnya, kami masih menunggu arahan,” tambahnya.

Selain itu, situasi di kawasan sekitar masih dipenuhi oleh massa demonstran. Hingga malam ini, mereka bertahan di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Panglima Sudirman. Suara ledakan yang terdengar, seperti petasan, semakin menambah suasana mencekam. Beberapa anggota massa juga dilaporkan mencoba menyerbu ke Polsek Tegalsari, yang mengakibatkan kerusakan pada sebagian fasilitas.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Surabaya, terutama para pengguna jalan, yang terpaksa menghindari kawasan tersebut. Wakil Ketua Camat Tegalsari, yang tidak mau disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban di wilayah tersebut. “Kami terus memantau situasi dan berharap bisa segera meredakan ketegangan agar masyarakat merasa aman kembali,” ujarnya.

Aksi massa ini menjadi sorotan utama di Surabaya pada malam hari, dan banyak masyarakat yang memperhatikan situasi ini melalui media sosial. Beberapa warganet mengungkapkan kekhawatiran mereka atas keselamatan diri dan masyarakat sekitar, mengingat adanya ledakan yang kerap terjadi.

Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera menemukan jalan keluar agar ketegangan ini tidak berlarut-larut dan mengganggu keamanan serta ketertiban. Masyarakat Surabaya, yang dikenal dengan toleransi dan kerukunan, kini dihadapkan pada tantangan untuk menjaga harmoni di tengah dinamika sosial yang berlangsung.

Saat petugas pemadam kebakaran terus berjuang memadamkan api dan mencegah penyebaran lebih lanjut, masyarakat pun berharap agar situasi segera kembali normal. Kejadian seperti ini menguatkan pentingnya ketegangan yang sering kali terjadi di lingkungan masyarakat, dan perlunya dialog serta komunikasi yang baik antara pengunjuk rasa dan pihak berwajib.

Afirmasi dari semua pihak sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang dan kota Surabaya tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan yang berarti.