Nasional

TNI AL Ajukan Dialog ke Demonstran di Mako Brimob, Aksi Pelemparan Redam Sementara

Avatar photo
4
×

TNI AL Ajukan Dialog ke Demonstran di Mako Brimob, Aksi Pelemparan Redam Sementara

Sebarkan artikel ini

Dialog Terjadi Saat Aksi Demonstrasi di Mako Brimob, Jakarta Pusat

Jakarta – Sejumlah anggota TNI Angkatan Laut (AL) berusaha meredakan ketegangan saat terjadi aksi demonstrasi di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi. Tindakan dialogis tersebut bertujuan untuk menghentikan pelemparan yang dilakukan oleh massa demonstran, terdiri dari warga dan pengemudi ojek daring.

Aksi demonstrasi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB ketika para demonstran mulai melempari petugas yang berjaga dengan berbagai benda keras, termasuk batu dan kayu. Situasi semakin memanas hingga menyebabkan personel Brimob membangun barikade demi menjaga keselamatan dan keamanan di lokasi.

Setelah personel TNI masuk ke lokasi pada pukul 09.45 WIB, mereka mencoba mengajak massa untuk berdialog. Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta para demonstran untuk menghentikan aksi provokasi yang hanya akan memperburuk keadaan. Walaupun sempat terjadi dialog, para demonstran tetap melemparkan botol air mineral ke arah petugas Brimob, namun aksi tersebut berhasil diredam.

Massa demonstran terus berupaya mendekati petugas dengan melakukan provokasi verbal, memancing petugas untuk keluar dari barikade. Sebagai respons, puluhan personel Brimob bersiap dengan tameng dan perlengkapan lainnya, berusaha memukul mundur para demonstran yang terus melancarkan serangan.

Aksi demonstrasi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8). Demonstrasi ini dipicu oleh insiden yang merenggut nyawa seorang pengendara ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob pada malam yang sama. Insiden tersebut menambah ketegangan, memicu kemarahan di kalangan warga, dan mendorong mereka untuk bersuara melalui aksi protes.

Hingga saat ini, situasi di Mako Brimob masih diawasi ketat oleh aparat keamanan. Petugas Brimob dan TNI terus berupaya menghindari bentrokan lebih lanjut dengan massa demonstran, demi menjaga situasi tetap kondusif. Dialog yang dilakukan diharapkan dapat membawa penyelesaian damai atas permasalahan yang terjadi, serta menghindari jatuhnya korban lebih banyak.

Sambil mempertahankan kewaspadaan, aparat keamanan berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menjalankan aksi unjuk rasa dengan damai.

Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan berupaya mengkonfirmasikan setiap informasi terkait aksi demonstrasi ini. Selain itu, mereka meminta semua pihak untuk saling menghormati dan menjamin keselamatan bersama agar situasi tetap terkendali.