Berita

Ranu Kumbolo: Surga Tersembunyi di Jalur Pendakian Semeru

Avatar photo
4
×

Ranu Kumbolo: Surga Tersembunyi di Jalur Pendakian Semeru

Sebarkan artikel ini

Ranu Kumbolo: Surga Tersembunyi di Gunung Semeru yang Memikat Pendaki

Lumajang – Ranu Kumbolo, sebuah danau cantik yang terletak di jalur pendakian Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menjadi magnet bagi para pendaki. Berada pada ketinggian 2.450 mdpl, danau yang seluas 15 hektare ini telah dikenal sebagai tempat istirahat ideal sebelum melanjutkan pendakian ke puncak.

Dengan pemandangan yang menakjubkan, Ranu Kumbolo dikelilingi oleh perbukitan hijau dan udara segar, membuat tempat ini sangat atraktif bagi para pecinta alam. Namun, perjalanan menuju Ranu Kumbolo bukanlah hal yang sepele. Pendaki harus siap menghadapi suhu ekstrem yang bisa mencapai minus 4 derajat Celsius di malam hari serta jalur yang menantang.

Persiapan Penting Sebelum Mendaki

Sebelum melakukan pendakian, setiap pendaki diwajibkan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan logistik. Booking online melalui website resmi TNBTS diperlukan dan bukti booking harus dicetak dua rangkap, disertai meterai Rp 10.000, fotokopi KTP, serta surat keterangan sehat. Bagi yang belum memiliki surat sehat, fasilitas puskesmas tersedia di dekat lokasi.

Pendakian ke Ranu Kumbolo minimal berlangsung selama dua hari, dan biaya tambahan untuk sewa pemandu berkisar sekitar Rp 200.000 per hari. Area parkir kendaraan juga tersedia di Ranu Pani dengan pengelolaan oleh masyarakat setempat.

Jalur Pendakian yang Menantang

Jalur menuju Ranu Kumbolo sepanjang sekitar 9,7 km dengan estimasi waktu tempuh 4-5 jam. Pendaki harus melewati empat pos sebelum mencapai area camping. Jalur awal relatif landai namun akan mulai menanjak setelah pos ketiga. Dikelilingi oleh hutan pinus, perjalanan ini menawarkan pemandangan yang menyegarkan meskipun pendaki perlu berhati-hati dan saling memberikan jalan saat berpapasan.

Rata-rata waktu pendakian adalah 5 jam ke atas dan 3,5 jam ke bawah, sehingga penting bagi pendaki untuk menjaga stamina dan mematuhi rambu-rambu yang ada.

Fasilitas Dasar di Ranu Kumbolo

Setibanya di Ranu Kumbolo, pendaki akan menemukan fasilitas dasar yang memadai, antara lain toilet, musala, dan sumber air. Namun, pendaki diingatkan untuk tidak mencuci langsung di keran. Terdapat warung makanan dan toilet berbayar yang dapat digunakan.

Mengingat malam hari suhu sangat dingin, selain membawa jaket tebal, penting juga untuk membawa penerangan pribadi, karena listrik di area toilet dan musholla akan dimatikan saat malam.

Etika dan Aturan Selama di Ranu Kumbolo

Sikap sopan selama berada di Ranu Kumbolo sangat penting. Pendaki dilarang mencelupkan bagian tubuh ke danau, mencuci dengan sabun di keran, atau membuat kebisingan yang mengganggu. Untuk mengambil air dari danau, disarankan menggunakan wadah bersih dan merebusnya terlebih dahulu sebelum diminum.

Juga, pendaki dianjurkan untuk menjaga ketertiban di area umum, seperti spot foto, dan tidak menyalakan senter secara sembarangan.

Melalui persiapan yang matang, pendaki dapat menikmati keindahan alam Ranu Kumbolo sembari menjaga kelestarian lingkungan. Menghadapi tantangan untuk menjelajahi keindahan danau ini memberikan pengalaman tak terlupakan. Oleh karena itu, rencanakan perjalanan dengan baik, patuhi semua aturan pendakian, dan nikmati petualangan di Ranu Kumbolo yang memukau.

(ihc/irb)